rss_feed

Kampung Terbanggi Ilir

Jl. Lintas Timur, Dusun 002 RT RW 003 002 Kamp. Terbanggi Ilir, Kec. Bandar Mataram
Kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung
Kode Pos 34169

call 081272652557| mail_outline terbanggiilir081208@gmail.com

  • SUHARIYANTO, S.IP

    KEPALA KAMPUNG

    Belum Rekam Kehadiran
  • ARIS MUNADAR

    SEKRETARIS KAMPUNG

    Belum Rekam Kehadiran
  • SURADI

    KASI PEMERINTAHAN

    Belum Rekam Kehadiran
  • MUSLIKAT

    KASI KESEJAHTERAAN

    Belum Rekam Kehadiran
  • SURENDI, S.H

    KASI PELAYANAN

    Belum Rekam Kehadiran
  • SLAMET RIYANTO, S.Pd.I

    KAUR UMUM & PERENCANAAN

    Belum Rekam Kehadiran
  • DIDIK RIYANTO

    KAUR KEUANGAN

    Belum Rekam Kehadiran
  • JUPRI

    KEPALA DUSUN 01

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUBOWO

    KEPALA DUSUN 02

    Belum Rekam Kehadiran
  • ASMUDI

    KEPALA DUSUN 03

    Belum Rekam Kehadiran
  • TEGUH

    KEPALA DUSUN 04

    Belum Rekam Kehadiran
  • ANTON IRAWAN

    KEPALA DUSUN 05

    Belum Rekam Kehadiran
  • JUANDA

    KEPALA DUSUN 06

    Belum Rekam Kehadiran
  • ERIK HARY YANTO

    STAF UMUM

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

"Selamat Datang di Kampung Terbanggi Ilir Kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah" Via HP 0812-7265-2557
fingerprint
Profil Masyarakat Desa

29 Jul 2013 18:13:36 18 Kali

Contoh (Sila edit halaman ini sesuai dengan deskripsi desa ini)!

Berdasarkan data desa pada bulan Februari 2010, jumlah penduduk Desa Terong sebanyak 6484 orang. Jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 1605 KK.

Jumlah penduduk Desa Terong usia produktif pada tahun 2009 adalah 4746 orang. Jumlah angkatan kerja tersebut jika dilihat berdasarkan tingkat pendidikannya adalah sebagai berikut:

No.

Angkatan Kerja

L

P

Jumlah

1

Tidak Tamat SD

59

56

115

2

SD

880

792

1672

3

SLTP

813

683

1496

4

SLTA

725

673

1398

5

Akademi

13

11

24

6

Perguruan Tinggi

23

18

41

Jumlah Total

2513

2233

4746

 

Profil sosial masyarakat

Dalam aktivitas keseharian, masyarakat Desa Terong sangat taat dalam menjalankan ibadah keagamaan. Setiap Rukung Tetangga (RT) dan pedukuhan memiliki kelompok-kelompok pengajian. Pada peringatan hari besar Islam, penduduk Desa Terong kerap menggelar acara peringatan dan karnaval budaya dengan tema yang disesuaikan dengan hari besar keagamaan. Sebagian besar warga Desa Terong terafiliasi pada organisasi kemasyarakat Islam Muhammadiyah.

Gelaran perayaan lain selalu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Setiap pedukuhan akan turut serta dan semangat menampilkan ciri khasnya dalam acara peringatan dan karnaval budaya.

Kelompok pemuda di Desa Terong yang tergabung dalam kelompok pegiat Karang Taruna menjadi aktor utama dalam banyak kegiatan desa. Kelompok ini aktif menggelar program kegiatan untuk isu demokrasi kepada warga, penguatan ekonomi produktif, pelatihan penanggulangan bencana, dan kampanye Gerakan Remaja Sayang Ibu (GEMAS).

Sejumlah penduduk Desa Terong bekerja merantau di daerah di luar Yogyakarta. Namun, ikatan sosial mereka terhadap tanah kelahiran tetap tinggi. Penduduk asli Desa Terong yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya misalnya, mereka membentuk paguyuban untuk memelihara silaturahmi antar sesama warga perantauan. Setiap bulan diadakan kegiatan arisan keliling secara bergilir di setiap tempat anggotanya. Setiap dua tahun sekali diadakan pula kegiatan mudik bersama ke kampung halaman di Desa Terong

 

 

Profil politik masyarakat

Warga Desa Terong dikenal sebagai kelompok masyarakat yang paling aktif dan memiliki potensi tertinggi untuk berpartisipasi dalam pemberian suara untuk Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah Langsung. Tingkat partisipasi warga di desa ini terbanyak jika dibandingkan dengan desa lain di Kecamatan Dlingo, Bantul.

Warga Desa Terong sangat aktif dalam mengawal proses penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Keistimewaan Yogyakarta. Banyak warga Desa Terong yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Yogyakarta (GRY) dan aktif dalam beragam kegiatan serta demontrasi mendukung penetapan keistimewaan Yogyakarta. Kepala Desa Terong Sudirman Alfian merupakan Ketua Paguyuban Lurah dan Pamong Desa Ing Sedya Memetri Asrining Yogyakarta (ISMAYA) se Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Beliau ditunjuk pula sebagai anggota tim perumus RUU Keistimewaan Yogyakarta bersi masyarakat Yogyakarta. Salah satu hal yang diperjuangkan dalam RUU tersebut adalah tidak adanya pelaksanaan pemilihan kepala daerah langsung dalam pemilihan Gubernur DIY; dengan mempertahankan konsep dwi tunggal Sri Sultan Hamengku Buwono dan Paku Alam sebagai Gubernur dan Wakil Bubernur DIY.

Permasalahan mendasar yang ada di Desa Terong adalah tidak imbangnya jumlah pencari kerja dengan jumlah lapangan kerja yang tersedia. Sekalipun jumlah pengangguran di Desa Terong pada Tahun 2009 hanya orang tetapi kebanyakan mereka bekerja di luar Desa. Jadi, perlu gerakan kembali ke Desa serta menarik sumber-sumber ekonomi ke desa agar pencari kerja tidak banyak tersedot ke luar Desa.

 

Sumber:
Laporan Pertanggung Jawaban Lurah Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul tahun 2009.

business
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

reorder Peta Desa

account_circle Aparatur Kampung

message Komentar Terkini